Friday, 6 April 2018

(Resensi Novel) : Fantasteen Ghost Dormitory in Hamburg


Nama Buku    : Ghost Dormitory in Hamburg
            Penulis            : Fida Alfiya
            Penerbit          : Dar Mizan
            Tahun Terbit  : 2015
            No. ISBN        : 978-602-242-729-2
            Jumlah Halaman :180 halaman


Resensi Novel :
Seorang gadis piatu terpaksa harus bersekolah berasrama atas paksaan dari sang ayah. Ia berusaha menolak tetapi kenyataannya ia harus tetap menjalaninya guna melepaskan ayahnya untuk bekerja. Sang ayah harus meninggalkannya untuk beberapa bulan dan ia harus beradaptasi dengan keadaan sekolah barunya.
Sial, gadis yang bernama Madelene itu harus berbagi kamar dengan seorang gadis aneh bernama Sarah. Gadis itu terlihat misterius dengan kemampuannya yang dapat melihat hantu. Awalnya Madelene tak percaya dan sulit bergaul dengan Sarah. Namun, belum genap dua hari tinggal di asrama, sebuah ancaman menerornya dan membuatnya terjebak dalam perangkap semu suatu hantu.
            Sarah yang diduganya antipasti dengannya berusaha menyelamatkan Madelene yang dikira memiliki gangguan jiwa oleh pengurus sekolah dan asrama. Maka, dengan bantuan temannya Sarah mencoba untuk membuat Madelene sadar dan tidak diusik oleh hantu berambut merah dan membuatnya kesurupan.
            Hingga kebenaran dalam cerita hantu rambut merah yang mengusik Madelene terungkap ketika guru musiknya memberikan sebuah cerita. Cerita yang membuatnya berpikir dan mengungkapkan bahwa hantu yang selama ini menganggunya adalah ibundanya yang meninggal karena suatu hal.
            Madelene yang shock karena telah mengetahui kematian ibundanya kembali dirasuki oleh hantu rambut merah tersebut. Mencoba menuntunnya pada sebuah jalan dimana ibundanya meninggal. Sarah dan temannya yang mengetahui Madelene berjalan sendirian pun mengejarnya dan menelpon ayah Madelene untuk berusaha menghalau Madelene. Namun, kenyataannya lain, Madelene dibawa ke sebuah mercusuar dan Sarah, temannya dan ayah Madelene menyaksikan kepergian Madelene yang persis seperti kepergian ibundanya.
Kelebihan         : Gaya bahasa mudah dipahami oleh anak-anak dan dapat dinikmati hingga cerita selesai. Ada gambar-gambar karikatur yang dapat menjelaskan cerita setiap bab.
            Kekurangan   : Ada bahasa-bahasa asing yang kurang dimengerti.

0 comments: