Wednesday, 23 October 2013

Galau



Kata – kata GALAU sudah tidak asing lagi bagi telinga masyarakat Indonesia. Dari mulai yang baru bisa berbicara, sampai yang sudah berkepala 7.
Terlebih yang bagi yang mulai menginjak di jenjang dewasa. Coba kita saja anda perhatikan beranda facebook atau twitter anda. Setiap hari pasti anda akan melihat dan membaca kata “GALAU”. 
Sejarah GALAU
Kata GALAU mulai tenar/populer dari tahun 2012 lalu. Entah siapa  pelopor / pencetus utama dari GALAU ini. Sampai saat ini saya sendiri belum mengetahui kepastian nya. :)
Di bulan ramadhan tahun lalu, saya pernah browsing di google dengan keyword “siapa pencetus kata – kata GALAU?” ternyata ada jawaban nya juga. Bersumber dari salah satu website semacam Jejaring Sosial. Disitu ada salah seorang anggota yang menyebutkan nama nya “Indaraadiguna” dan memposting kan sebuah artikel yang berjudul “Asal Usul Pencetus kata GALAU”.
Di artikel tersebut si “Indraadiguna” ini menerangkan bahwa si pencetus Kata GALAU ini dari salah satu anggota dari jejaring sosial twitter “@Poconggg”. 
Sedangkan “@poconggg” ini sendiri banyak fans nya, di tambah remaja Indonesia yang mudah sekali Terkontaminasi (termasuk saya pribadi), jadi tenar deh kata GALAU ini. Bahkan ketenaran GALAU lebih dari ketenaran ARTIS Indonesia 
Sedangkan Arti dari GALAU itu sendiri apa si ? Apa anda tahu ?
Arti GALAU
Jika dilihat dari Kamus besar Bahasa Indonesia, GALAU itu terdiri dari “Ber – ga – lau“. Artinya : Ramai Sekali ; Sangat Kacau. Maksud dari Ramai Sekali dan Sangat kacau ini adalah Kacau fikiran (Sifat / Keadaan hal).
Maka jika disimpulkan, GALAU artinya  dimana kondisi sesorang yang sedang mengalami depresi, atau terombang - ambing (tidak jelas). Kalau kata orang jawa SEMRAWUT lah. 
Setiap manusi, dari jaman dahulu kala sampai sekrang pasti pernah mengalami / mengalami GALAU. Hanya saja pengucapan yang berbeda.
Banyak sekali hal – hal yang membuat seseorang itu menjadi GALAU. Tidak mungkin saya sebutkan semua nya. Hanya saja akan saya berikan beberapa contoh, seperti yang banyak di alami dan di umbar oleh para pemuda – pemudi Indonesia :
“ Putus Cinta atau di tinggal orang di sayang, Gak Punya Uang, DLL “
99,99 % saya yakin, jika dua hal tersebut terjadi, anda akan merasa GALAU. Maaf, Kecuali orang upnormal. Why ? Karena  manusia mempunyai hati dan perasaan. 
Lah emang orang upnormal tidak mempunyai hati dan perasaan ? 
Yang jelas punya, tapi kedua nya sudah broken bin rusak. Masih mau menyangkal ? Oke saya tambahin, disini yang perlu anda garis bawahi adalah “ Jika manusia , antara hati dan persaan nya masih mulus atau normal, tidak mungkin dia gila “.
Ini rumus real dalam kehidupan guys. Tidak mungkin bisa dipungkiri. Jika masih ada yang mau nyangkal, Saya hanya satu jawaban saya, “ Munafik”. Wedeww.... :-o  
Saran saya, jika anda sedang mengalami suatu masalah, baik itu berat maupun ringan, GALAU si boleh – boleh saja. Tapi jangan sampai berlarut – larut ya :)
Karena Effek sampingnya sangat berbahaya. Tidak percaya ? Lihat gambar di bawah ini :





0 comments: