oleh : Asti Yulinia
Pujangga,
pujangga nun jauh,
Kau terlihat
bersemu merah dengan pipimu yang tirus,
Itu dalam
pikirku, sembari menatap langit yang sama,
Sama-sama yang
kita lihat, adalah langit yang sama.
Pujangga,
pujangga yang bayangnya terbawa angin,
Terhirup hidung,
merasuki paru-paru,
Terlihat ku hidup
kembali dalam tegarku,
Ku rindu,
kedipan mata dan surai hitam pekatmu,
Pujangga,
pujangga nan kurindu tiap waktu,
Ingin pelukku
kamu dengan badan kekarmu,
Tinggi badan
yang melampauiku,
Atau tiap syair
yang teralun merdu untukku,
Pujangga yang
kurindu, selalu kurindu…
Semarang,
10/3/2017


0 comments:
Post a Comment